TPA Baitul Musyahadah Banda Aceh wajibkan pengajar keluar dari zona nyaman dan perkuat pembelajaran Al-Qur’an berbasis inovasi.

TPA Baitul Musyahadah Banda Aceh Wajibkan Pengajar Keluar dari Zona Nyaman

BANDA ACEH – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Baitul Musyahadah Kota Banda Aceh menggelar rapat rutin bulanan bersama seluruh pengurus dan tenaga pengajar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat komitmen dalam memberantas buta baca tulis Al-Qur’an di kalangan generasi muda Islam.

Direktur TPA Baitul Musyahadah, Ustadz Rahmat Hidayatullah, S.Kom, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga pengajar serta santri. Ia mendorong seluruh pengajar untuk terus berinovasi agar proses belajar menjadi lebih efektif dan menarik.

Pengajar Didorong Keluar dari Zona Nyaman

Dalam rapat tersebut, pimpinan TPA menetapkan kebijakan baru agar setiap pengajar tidak terpaku pada metode lama. Setiap kelompok mengaji kini wajib melaksanakan pembelajaran di luar ruangan, seperti di halaman masjid, minimal sekali dalam seminggu.

TPA telah menyediakan fasilitas tikar untuk mendukung kegiatan tersebut. Langkah ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih segar dan mengurangi kejenuhan santri.

Program Literasi 1.000 Buku untuk Santri

TPA Baitul Musyahadah juga mengoptimalkan bantuan 1.000 buku bacaan anak dari Perpustakaan Nasional. Setiap kelompok wajib mengikuti kegiatan literasi di perpustakaan TPA sekali dalam seminggu.

Para ustadz dan ustadzah memimpin langsung kegiatan membaca tersebut guna meningkatkan minat baca dan wawasan santri sejak dini.

👉 Baca juga: Program Pendidikan Al-Qur’an untuk Generasi Muda

Penegasan Adab dan Disiplin Pengajar

Pihak TPA menekankan pentingnya menjaga adab dalam mengajar, baik dari segi perkataan, perbuatan, maupun penampilan.

Setiap ustadz wajib mengenakan peci, sedangkan ustadzah harus memakai jilbab lebar yang menutup hingga melewati pundak dan menutupi bagian dada. Selain itu, seluruh pengajar wajib hadir tepat waktu agar proses belajar berjalan optimal.

Petugas piket harian juga harus datang lebih awal untuk mengatur barisan shalat, menyambut santri, serta mendampingi hingga waktu penjemputan.

Evaluasi Perkembangan Santri Secara Berkala

Dalam rapat bulanan ini, setiap ustadz dan ustadzah melaporkan perkembangan santri di kelompok masing-masing. Laporan tersebut menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan efektivitas metode pembelajaran ke depan.

Komitmen Mencetak Generasi Qurani

Melalui rapat rutin ini, TPA Baitul Musyahadah terus memperkuat sistem pendidikan yang aktif, disiplin, dan inovatif. Seluruh pengurus dan tenaga pengajar berkomitmen mencetak generasi Qurani yang unggul di Kota Banda Aceh.

Kabar Sekolah Lainnya

Download App Web TPQ-BM

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan, Update Informasi TPA Hanya Dalam Genggaman.

Download App Web TPQ-BM

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan, Update Informasi TPA Hanya Dalam Genggaman.