Banda Aceh- Suasana khidmat dan penuh harap menyelimuti TPQ Baitul Musyahadah saat Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil dilaksanakan. Bagi para santri TPA, ujian ini bukan sekadar rangkaian soal, melainkan momentum penting untuk menakar sejauh mana ikhtiar, kedisiplinan, dan adab yang telah ditanamkan selama proses belajar.
Dengan wajah serius namun penuh semangat, para santri menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan doa dan surah, serta pemahaman dasar keislaman yang telah dipelajari. Setiap lantunan ayat yang terucap menjadi saksi perjuangan mereka hasil dari ketekunan, bimbingan ustaz-ustazah, dan doa orang tua.
Ujian ini juga menjadi ruang pembelajaran makna tanggung jawab dan kejujuran sejak dini. Di TPQ Baitul Musyahadah, keberhasilan tidak semata diukur dari nilai, tetapi dari keberanian santri untuk berusaha, kesabaran dalam belajar, dan ketulusan dalam mengamalkan ilmu.
Melalui UAS Ganjil ini, TPQ Baitul Musyahadah menegaskan komitmennya mencetak generasi Qur’ani yang tangguh anak-anak yang kelak tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga kokoh akhlaknya.
(Rahmat Hdy)