TPA Baitul Musyahadah Siap Meriahkan FASI Kota Banda Aceh 2026
BANDA ACEH — FASI Kota Banda Aceh 2026 akan menjadi momentum bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kota Banda Aceh untuk menunjukkan kemampuan, bakat, kreativitas, dan prestasi para santri dalam berbagai cabang perlombaan keislaman.Panitia FASI Kota Banda Aceh akan menggelar Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Kota Banda Aceh 2026 pada 3–6 September 2026 di Masjid Jamik Lueng Bata, Kota Banda Aceh.
Seluruh TPA di Kota Banda Aceh turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan peserta pada berbagai cabang perlombaan. Salah satu lembaga yang turut berpartisipasi adalah Taman Pendidikan Al-Qur’an Baitul Musyahadah (TPA BM). Sebagai salah satu TPA tertua dan pelopor metode Iqra di Kota Banda Aceh, TPA Baitul Musyahadah kembali mengirimkan para santrinya untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan pada jenjang TKA, TPA, dan TQA.
Keikutsertaan TPA BM dalam FASI Kota Banda Aceh 2026 tidak hanya menjadi bagian dari upaya meraih prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan keberanian, kemampuan, kreativitas, serta pengalaman tampil dalam sebuah kompetisi keagamaan.
TPA Se-Kota Banda Aceh Meriahkan FASI Kota Banda Aceh 2026
Festival Anak Shaleh merupakan salah satu momentum penting bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Berbagai cabang perlombaan dalam FASI memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan, dakwah, seni Islami, kaligrafi, pengetahuan keislaman, keterampilan, dan kreativitas.
FASI Kota Banda Aceh 2026 juga mempertemukan para santri, ustadz, ustadzah, pengelola TPA, serta orang tua dari berbagai wilayah di Kota Banda Aceh dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan.
TPA Baitul Musyahadah, TPA Tertua dan Pelopor Metode Iqra
Taman Pendidikan Al-Qur’an Baitul Musyahadah atau TPA BM telah memainkan peran penting dalam mengembangkan pendidikan Al-Qur’an di Kota Banda Aceh sejak awal berdirinya.
TPA Baitul Musyahadah dikenal sebagai TPA tertua dan salah satu pelopor metode Iqra di Kota Banda Aceh. Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian penting dalam kontribusi TPA BM terhadap pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani.
TPA Baitul Musyahadah terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan pembinaan dan perlombaan keagamaan, termasuk Festival Anak Shaleh Kota Banda Aceh 2026.
Pada FASI tahun ini, TPA BM mengirimkan santri untuk berlaga dalam berbagai cabang perlombaan, mulai dari jenjang TKA hingga TQA.
Peserta TKA TPA Baitul Musyahadah
Pada jenjang Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), TPA Baitul Musyahadah mengirimkan peserta untuk mengikuti enam cabang perlombaan.
Cabang yang diikuti meliputi:
- Tartil Al-Qur’an
- Adzan dan Iqamah
- Nasyid Islami
- Ikrar
- Peragaan Shalat
- Mewarnai
Keikutsertaan peserta TKA tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri sekaligus memperkenalkan nilai-nilai keislaman melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.
Peserta TPA Ikuti Enam Cabang Perlombaan
Pada jenjang Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), TPA Baitul Musyahadah juga mengirimkan peserta dalam enam cabang perlombaan.
Adapun cabang yang diikuti adalah:
- Tartil Al-Qur’an
- 1 peserta putra
- 1 peserta putri
- Nasyid Islami
- Ikrar
- Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCA)
- Menggambar
- Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia
TQA TPA BM Ikuti Tujuh Cabang Perlombaan
Pada jenjang Taman Pendidikan Al-Qur’an (TQA), TPA Baitul Musyahadah turut mengirimkan peserta pada tujuh cabang perlombaan. Cabang tersebut meliputi:
- Tilawah Al-Qur’an
- Hafalan Juz ‘Amma
- Syarhil Al-Qur’an
- Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCA)
- Kisah Islami
- Kaligrafi
- Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia
Keterlibatan para santri pada berbagai cabang tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembinaan yang selama ini dilaksanakan di TPA Baitul Musyahadah.
Ustadz dan Ustadzah TPA BM Turut Ikuti Rangking 1
Tidak hanya para santri, keluarga besar TPA Baitul Musyahadah juga turut menunjukkan antusiasme melalui keikutsertaan ustadz dan ustadzah dalam lomba Rangking 1.
TPA BM sebenarnya berencana mengirimkan utusan ustadz dan ustadzah sebanyak-banyaknya untuk mengikuti perlombaan tersebut. Namun, panitia menetapkan pembatasan jumlah peserta, sehingga setiap TPA hanya diperbolehkan mengikutsertakan maksimal 5 orang ustadz/ustadzah.
Meskipun jumlah peserta dibatasi, semangat para ustadz dan ustadzah TPA BM untuk ikut menyemarakkan FASI Kota Banda Aceh 2026 tetap tinggi.
Pimpinan TPA BM: Berikan Pengalaman Terbaik untuk Santri
Pimpinan TPA Baitul Musyahadah, Ust. Rahmat Hidayatullah, S.Kom, menyampaikan bahwa keikutsertaan para santri dalam FASI merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembinaan.
Menurutnya, perlombaan tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar kemenangan, tetapi juga memberikan pengalaman kepada anak-anak agar berani tampil, percaya diri, mampu bersaing secara sehat, serta menghargai peserta lainnya.
“Kami mengikutsertakan para santri dalam FASI ini bukan hanya untuk mengejar juara. Yang paling utama adalah memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk berani tampil, mengembangkan potensi, dan menunjukkan hasil dari proses pembelajaran yang selama ini mereka jalani di TPA,” ujar Ust. Rahmat Hidayatullah.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para ustadz, ustadzah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada para peserta.
“Kami tentu berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik. Mudah-mudahan dengan latihan, doa, dukungan orang tua, ustadz dan ustadzah, serta kerja keras anak-anak, TPA Baitul Musyahadah dapat meraih hasil yang membanggakan dan menjadi juara pada berbagai cabang yang diikuti,” tambahnya.
Menurutnya, prestasi memang menjadi salah satu target dalam setiap kompetisi. Namun, pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an tetap menjadi tujuan yang lebih utama.
“Kalaupun nantinya ada yang belum mendapatkan juara, jangan sampai anak-anak merasa gagal. Mereka sudah menjadi pemenang karena telah berani mengikuti proses dan tampil dalam FASI. Tetapi tentu kita tetap optimis dan berdoa semoga TPA BM dapat membawa pulang prestasi sebanyak-banyaknya,” ungkapnya.
TPA BM Targetkan Prestasi Terbaik di FASI 2026
Dengan keikutsertaan pada berbagai cabang perlombaan di jenjang TKA, TPA, dan TQA, TPA Baitul Musyahadah membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik pada FASI Kota Banda Aceh 2026.
Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, serta tetap menjaga adab dan sportivitas.
Bagi TPA Baitul Musyahadah, FASI bukan sekadar arena kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, memperluas pengalaman para santri, serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.
Doa dan Dukungan untuk Para Santri TPA Baitul Musyahadah
Keluarga besar TPA Baitul Musyahadah mengajak seluruh orang tua, ustadz, ustadzah, alumni, dan masyarakat untuk memberikan doa serta dukungan kepada seluruh peserta yang akan berlaga dalam Festival Anak Shaleh Kota Banda Aceh 2026.
Semoga seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan lancar, memperoleh pengalaman yang berharga, serta mampu memberikan hasil terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan TPA Baitul Musyahadah.
Selamat berjuang para santri TPA Baitul Musyahadah! Tampilkan kemampuan terbaik, jaga adab dan sportivitas, cintai Al-Qur’an, dan raihlah prestasi dengan penuh keberkahan.
FASI Kota Banda Aceh 2026 — Berani Tampil, Berprestasi, dan Menjadi Generasi Qur’ani.